Tasming Hamid Raih Penghargaan Bahasa Daerah

oleh -248 Dilihat

PAREPARE Tokoh masyarakat sekaligus politisi Sulawesi Selatan, Tasming Hamid, baru saja menerima penghargaan bergengsi sebagai tokoh pelestari bahasa daerah. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas dedikasi beliau dalam menjaga eksistensi bahasa Bugis di tengah arus modernisasi. Oleh karena itu, momentum ini membuktikan bahwa kepedulian figur publik sangat menentukan keberlangsungan identitas budaya di tingkat lokal.

Pihak penyelenggara memilih Tasming Hamid karena kontribusi nyata beliau dalam berbagai kegiatan literasi budaya. Hasilnya, banyak generasi muda kini merasa bangga kembali menggunakan bahasa daerah dalam percakapan sehari-hari.

Konsistensi Menjaga Akar Budaya

Tasming Hamid selalu menyisipkan pesan-pesan moral menggunakan bahasa daerah dalam setiap pertemuan warga. Selain itu, beliau mendorong sekolah-sekolah agar memperkuat kurikulum muatan lokal bagi para siswa sejak dini. Dengan demikian, bahasa ibu tidak akan punah dan tetap menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sulawesi Selatan di masa depan.

Beliau juga aktif mendukung berbagai festival seni yang menampilkan sastra dan tutur lisan tradisional. Oleh sebab itu, semangat pelestarian budaya kini semakin tumbuh subur di tengah masyarakat Kota Parepare. Langkah ini menunjukkan bahwa Tasming Hamid memiliki komitmen yang kuat dalam menjaga kekayaan intelektual leluhur.

“Kami mempersembahkan penghargaan ini untuk seluruh masyarakat yang masih setia merawat bahasa daerah kita. Sebab, bahasa adalah jiwa dari sebuah bangsa yang harus kita jaga bersama-sama,” ujar Tasming Hamid saat menerima trofi penghargaan.


Baca Juga:Setahun Memimpin, Wali Kota Parepare Tuntaskan 18 Program

Bukan Sekadar Simbol, ID Card Lontara Wali Kota Parepare Jadi Pesan Kuat  Pelestarian Bahasa Daerah - Akar Berita

Strategi Literasi di Era Digital

Selain pendekatan konvensional, Tasming Hamid juga menyarankan penggunaan media sosial sebagai sarana promosi bahasa daerah. Bahkan, beliau sering membagikan konten-konten edukatif yang menggunakan dialek lokal agar lebih dekat dengan kaum milenial. Oleh karena itu, digitalisasi budaya menjadi strategi jitu untuk menarik minat anak muda terhadap warisan tradisi.

Masyarakat memberikan apresiasi tinggi karena Tasming Hamid mampu menjadi teladan yang baik dalam hal pelestarian budaya. Dengan begitu, dukungan publik terhadap program-program penguatan karakter berbasis kearifan lokal semakin solid. Pemerintah daerah berjanji akan terus memfasilitasi setiap inisiatif warga yang bertujuan untuk memajukan sektor kebudayaan.

Harapan bagi Identitas Sulawesi Selatan

Pada akhirnya, penghargaan ini akan memotivasi tokoh-tokoh lain untuk ikut serta dalam gerakan pelestarian bahasa daerah. Hasilnya, ekosistem kebudayaan di Sulawesi Selatan akan semakin kuat dan tahan terhadap pengaruh negatif budaya asing. Pada akhirnya, daerah ini akan terus dikenal sebagai pusat peradaban yang menghargai sejarah dan nilai-nilai luhur nenek moyang.

Tasming Hamid mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak malu menggunakan bahasa daerah di ruang publik. Sebab, kebanggaan terhadap identitas diri merupakan fondasi utama bagi kemajuan sebuah bangsa yang beradab.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.